Ucapan Selamat Ulang Tahun | Cerpen Cinta Yogi Ginanjar SMAN 1 Banjaran Kelas XI IPS 6
Namanku Yogi Ginanjar aku sekolah di SMAN 1 Banjaran kelas XI IPS 6, teman sekelasku biasa memanggilku nob, aku
punya pacar satu kelas di SMA namanya Melly, Temen-Temen selalu menyebut
pasangan yang serasi, pasangan yang sehati dan semacamnya. Belum lama sih kita
pacaran kira-kira baru 2 bulanan tapi sehari-hari Aku dan Melly selalu membuat temen-temen
iri heheheh, karena Aku orangnyaserius dan Melly orangnya romantis.
Setiap hari Aku dan Melly selalu jalan bareng naik vespa classic yang selalu mendampingi eratnya pelukan Melly, walaupun cuma mengendarai 20 km/jam, eits itu caraku supaya bisa lama-lama di pelukan Melly, soalnya anget sih.
Melly bilang Aku itu orangnya beda dengan yang lain. itulah yang membuatnya senang padaku, padahal menurut Aku dialah yang berbeda dan ku anggap orang yang istimewa!.
Selasa pagi di kelas Aku memberi kedipan bodoh pada Melly yang di balas dengan senyuman dan ketawa kecil dengan teman-temanya. Jam istirahat aku menyanyikan lagu untuk Melly yang membuat dia ketawa mentertawakan suaraku, maklum sih aku kan bukan dari padus (paduan suara) jadi suaraku serak-serak manis gituh hehheh.
Bel pulang sekolahpun berdering
Kita pulang bareng lagi tapi aku sempatin pergi ke Villa Kaca karena Melly ingin mencari angina yang berbeda
“Boloho kita cari angin yang beda yu?” boloho panggilan sayang Melly kepadaku.
”Angina yang beda?....... Makan ubi biar kentut Mell?” aku berkata serius .
”Ih… bukan dari angina kentut tapi kita cari angin, Maksdusnya jalan-jalan….. Pintar!” Melly marah padaku soalnya dia panggil aku pintar.
”Siap 86 boss !” tegas suaraku seperti Polisi di Net.
Melly tersenyum di lihat dari kaca spion. beberapa menit kemudian kita sampai di villa kaca, lalu Melly berlari sedangkan Aku hanya duduk di atas pohon Kersen .
”Boloho ayo lari jangan diam saja seperti Monyet!” Melly teriak.
”Ih Mell kamu yang seperti Kuda lari-lari. Hati-hati sayang jangan terlalu cepet nanti jatuh loh!” Balas Aku teriak sambil metik buah Kersen yang matang didahan atas.
”Yey… Ga akan lah aku gak akan jatuh Boloho!” Melly melirik kepaduku sambil ngeyel.
SSsTssSStTttt……. Blllluuuugggggggssssssss sungguh aku tak percaya ternyata bukan Melly yang jatuh, tapi aku dan aku lihat tanganku berdarah.
”Hahahahah tuh kan bukan aku yang jatuh! Gapapa Boloho sayang?” ia tertawa manja.
”Gapapa sayang aku baik-baik saja cuma tangan saja berdarah kena batu!” Aku tersenyum.
”gagapapa apanya itu tangan kamu berdarah saying!” melly menghampiriku.
setelah itu Melly membersihkan luka di tanganku dengan air Sierra Botol sambil melihat mataku
”Sayang kenapa kamu siram dengan air, jadi kan sakit!” aku membentak marah sambil melotot.
”ihhhhh………..” greget dan menyubit pipiku sambil tertawa.
Dalam benaku berkata “Nob kenapa pacar kamu konyol?” aku tertawa juga melihat tinggkah laku Melly.
Aku mengambil bedak caladine di tas untuk mengobati lukaku!.
lalu melihat hari yang kira-kira jam 2 Melly tiduran untuk melihat awan.
”Sayang kenapa pada saat kamu nembak, pake kertas yang ada Materai 6000 nya?” Melly melirik kepadaku.
” Mell Kamu ngerti ga sih! kan di agama pacaran itu tidak di akui. jadi pake materai supaya Negara mengakui pacaran kita. Betulll betulll betulll !” berlagak kaya Upin Ipin sambil menggoyang-goyangkan badan.
”Bolohoku kenapa pas mau nembak jalan-jalan ke kebun teh di pangalengan, kenapa aku jangan bawa uang?, tapi makasih ya jajan basonya! hehheh” sambil melihat awan dan melebarkan tangannya.
”Itu sih trik aku Mell! Kan kalau kamu ga nerima aku, Di situ aku akan tinggalin kamu! Hayoh….. nanti kamu pulangnya gimana?? gak bawa uang kan, dan cara ini paling efektif lho sayang pasti selalu di terima cewenya. soalnya mungkin ini juga cewenya juga mikir untuk pulang jadi di terima dehhh hehheheh!” aku seperti anak kecil menjelaskan sambil tertawa lepas.
Melly memegang tangan yang sakit dan mencium tanganku dan berkata
”Semoga lekas sembuh ya Sayang, dan maaf ya” Melly tersenyum manis yang membuatku tidak marah karena ia mencium tangan soalnya aku takut infeksi.
Hmmmm lagi asik asiknya pacaran Aku dengan Melly tak sadar aku lihat lirik ke kiri ada anak kecil yang lagi pada tiarap ngintipin kita pacaran, Aku pura-pura tidak melihat saja dan aku ngambil batu kecil di sebelah kiri lalu berkata pada Melly.
”Mell kita jajan yu?”ackting biar Melly berdiri
Lalu setelah Melly berdiri aku ambil ancang-ancang untuk melempar batu ke anak-anak tersebut. Wsssss plukkkk dan awww kena satu anak walaupun aku melempar dengan tangan yang agak sakit
”Wehhhhh bejakeun siah ka indung urang kancing coplok (heei bilangin sama ibu saya dasar (kasar))” ada yang nangis dan ada yang membalas lemparan dariku
”ye ye ye ye ye sok we bejaken (ye ye ye ye ye ye silahkan bilangin)” Aku lari dengan Melly sambil pantat nungging di joget-joget nyemooh anak-anak tersebut, aku sangat senang karena melly tertawa lepas. Lalu aku segera menghidupkan motor dan pergi dari Villa Kaca dengan Melly
”Mell makan baso Mang Ucup yu enak lo?” aku lapar perut udah main music dangdut bukan keroncong lagi.
“Ia Ayo, Boloho tanganmu ga sakit?” Melly bertanya cemas.
”Ya sakit ga sakit aja we Mell!” Aku tersenyum.
Lalu kita datang di warung baso Mang Ucup dan Melly memesankan baso, sepuluh ribu Mang satu mangkok ya! Lalu basopun datang, kita makan romantis ya! semangkok berdua sepuluh ribu, ga goceng-goceng seperti kamu, Lalu aku mengambil 3 buah kerupuk kita saling suapin baso dan kerupuk, yang membuat orang-orang yang jajan yang lain malu melihat kita, Karena mereka tidak bisa romantis seperti kita. Waktupun menjelang Ashar dan 1 kerupuk lagi yang sudah Aku gigit sekidik di bungkus.
”Mell ini bawa ya? Buat makan malam biar kamu ga sakit?” aku memberikan kerupuk.
”Serius sayang? Malu ih sayang? Di sisain kaya gitu” menolak pemberian kerupukku.
”Serius sayang” aku melihat matanya yang bersih
Melly-pun mengambil kerupuknya sambil tersenyum dan ketawa melihatku.
”Boloho ayo kita sholat udah Adzhan” menarik tanganku dan memasukan kerupuk ke tasnya
lalu kita berdua sholat bareng di masjid Agung Arjasari dan setelah kita Sholat aku merasa lega dan santai.
”Eh sayang tadi udah di bayar baso sama kerupuknya?” melihat kepadaku
”Ga tau sayang itu bukan sama kamu udah di bayar?” aku balik Tanya
”Belum Boloho aku kira di bayar sama kamu!”saling menyalahkan
“Idih Mellymah kaya gitu terus ih kebiasaan dari SMP” aku mengejek dengan memutar-mutar kepala dan mata.
Lalu kami berduapun tertawa dan kembali ke warung baso Mang Ucup untuk membayar.
“ROMANTIS” mang ucup bilang sambil tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepala.
Setelah itu kita bergegas pulang danmengobrol sambil ketawa-ketawa di motor membahas kata ROMANTIS sambil aku mengantar pulang Melly.
Pagi hari aku jemput ke rumah Melly tapi tidak ada siapa-siapa mungkin Melly sudah pergi ke sekolah lebih awal, lalu aku pergi ke sekolah.
di kelas Aku tidak melihat Melly dan aku berusaha meneleponnya tapi tidak aktiv, Aku cemas takut kenapa-kenapa! Belajarku jadi buyar hari ini tanpa kehadiran Melly di kelas, Bel istirahat berdering lalu teman-teman menghampiriku dan menanyakan luka di tanganku dan tentunyamenanyakan pendampingku Melly , tapi aku hanya menjawab lewat senyuman dibarengi gelengan kepala.
Setelah itu bel masukberdering tapi tidak ada guru rasanya campur aduk antara senang sedih dan cemas.
Aku lihat di telepon ternyata ada sms dari Melly “Boloho maaf, kemarin aku juga sudah minta maaf! mungkin aku sama seperti batu kemarin yang melukai tubuhmu tapi ini mungkin yang terbaik untuk kita berdua kita break dulu aku harus pindah sekolah soalnya ayah aku di pindahin tugasnya ke Padang Sumatera Utara, hmmmph maaf aku baru kabarin sekarang kemarin malam aku langsung Flying dengan hormat aku minta maaf lahir batin”.
Aku tidak membalas smsnya aku hanya tersenyum dan kecewa lalu adi mengajakku ngobrol
”Nob kenapa kamu?” menepak pundaku.
”Hmmmm baca di” memberikan teleponku Ke Adi
”Aku ga nyangka Nob kamu juga bisa galau tingkat Provinsi gini! Eh Nob daripada galau kaya gini mendingan nanti pulang sekolah kita ke puntang dengan temen-temen kita asik-asikan” adi mengajak enjoy.
”Ia bisalah Di da Akumah apa atuh bubur oge di sanguan meh wareg, ayo di siip” terseyum pada Adi
lalu aku mengambil kembali teleponku dan mengirim sms”ia Mell dan kenapa kamu pergi secepat ini. hati-hati disana. mungkin kalau sekarang kamu ada disini kita bisa boncengan bareng pergi ke gunung Puntang yang udaranya dingin, jadi kita bisa terus pegangan tangan! Tapi kamu tidak ada aku jadi Hampa” gombal cara anak SDtingkat B.
Lalu Aku dan temen-temen pergi ke gunung Puntang hmmmph seperti touring ramai dan berjejer rapi.
45 menit berlalu kita semua sampai di gunung Puntang dan memarkirkan motor di depan warung dekat Gua Belanda lalu kita pergi ke atas disana ada lapangan dan mereka bernyanyi “R>A>Y>U>D euuuuuuuuummmhhhhhhh RAYUD……..”mereka tertawa lepas tapi Aku menyendiri di batu sebelah utara mereka dan Adi-pun menghampiriku.
”nob kamu kenapa lagi sih ayolah kita senang-senang”
”nih baca” memberikan teleponku ke Adi.
”hahhhh di ruumah sakit! Tabrakan.” panic dari wajahnya.
Aku terdiam dan menangis lalu ada sms lagi Dari Melly”Nob selama kita break jika kamu merasa sedih atau menyendiri dan tidak ada yang nemani kamu boleh selingkuh ko! Aku serius Nob”
“yehey yehey yehey yehey bodohnya tetap aja!” teriaku
Lalu aku ikut joget-joget dengan teman-teman aku dan bernyanyi menari karena aku sudah tahu semua ini. merekapun berkata surprize lalu Melly datang dengan bolu dadakan dari ibu OTANG yang bertuliskan “SELAMAT ULANG TAHUN NOB “ dengan kado kerupuk dari Mang Ucup yang sudah di gigit di bentuk Love oleh Melly jujur aku lumayan kaget dengan kadonya lalu temen-temen yamg lain membuat bunderan melingkari kita berdua, Adi nimbrung.
”Nob ada yang mau kamu ucapkan?” teriaknya.
”Iya dari mana kalian tahu ulang tahunku kan semuanya tidak ada yang tahu?” tersenyum pura-pura senang dan kaget.
”Gampanglah boloho kan dari surat jadian bermaterai kita, sayang mau ada yang di omongin tapi jujur ya?” kanyanya Melly berharap aku kaget kepanik-panikan dan ngomongin Love You.
”jujur ya semua dengerin dulu kalian itu semua pada konyol ya! Aku tahu di perjanjian jadian di cantumin tanggal lahir aku tapi itu aku salah ngetik mennnn…. harusnya 22 01 1998 aku ngetinya jadi 22 10 1998, dan informasi yang Melly bilang itu bohong masa Padang Sumatera Utara bukannya Padang Itu Sumatera Barat? dan ayahnya Melly-kan petani di sawah masa pindah tugas di sawah?. Lalu kemarin Melly ngomong-ngomong tentang jadian aku jadi ingat tanggal lahir aku salah! Jadi kalian itu pada lucu ya!” hahahhaah aku tertawa lepas
mereka menyoraki aku dan teriak “peluk peluk peluk peluk” lalu akupun memeluk Melly.
dan akan ku ingat ku jadikan cerpen tentangku yang berjudul selamat ulang tahun.
Setiap hari Aku dan Melly selalu jalan bareng naik vespa classic yang selalu mendampingi eratnya pelukan Melly, walaupun cuma mengendarai 20 km/jam, eits itu caraku supaya bisa lama-lama di pelukan Melly, soalnya anget sih.
Melly bilang Aku itu orangnya beda dengan yang lain. itulah yang membuatnya senang padaku, padahal menurut Aku dialah yang berbeda dan ku anggap orang yang istimewa!.
Selasa pagi di kelas Aku memberi kedipan bodoh pada Melly yang di balas dengan senyuman dan ketawa kecil dengan teman-temanya. Jam istirahat aku menyanyikan lagu untuk Melly yang membuat dia ketawa mentertawakan suaraku, maklum sih aku kan bukan dari padus (paduan suara) jadi suaraku serak-serak manis gituh hehheh.
Bel pulang sekolahpun berdering
Kita pulang bareng lagi tapi aku sempatin pergi ke Villa Kaca karena Melly ingin mencari angina yang berbeda
“Boloho kita cari angin yang beda yu?” boloho panggilan sayang Melly kepadaku.
”Angina yang beda?....... Makan ubi biar kentut Mell?” aku berkata serius .
”Ih… bukan dari angina kentut tapi kita cari angin, Maksdusnya jalan-jalan….. Pintar!” Melly marah padaku soalnya dia panggil aku pintar.
”Siap 86 boss !” tegas suaraku seperti Polisi di Net.
Melly tersenyum di lihat dari kaca spion. beberapa menit kemudian kita sampai di villa kaca, lalu Melly berlari sedangkan Aku hanya duduk di atas pohon Kersen .
”Boloho ayo lari jangan diam saja seperti Monyet!” Melly teriak.
”Ih Mell kamu yang seperti Kuda lari-lari. Hati-hati sayang jangan terlalu cepet nanti jatuh loh!” Balas Aku teriak sambil metik buah Kersen yang matang didahan atas.
”Yey… Ga akan lah aku gak akan jatuh Boloho!” Melly melirik kepaduku sambil ngeyel.
SSsTssSStTttt……. Blllluuuugggggggssssssss sungguh aku tak percaya ternyata bukan Melly yang jatuh, tapi aku dan aku lihat tanganku berdarah.
”Hahahahah tuh kan bukan aku yang jatuh! Gapapa Boloho sayang?” ia tertawa manja.
”Gapapa sayang aku baik-baik saja cuma tangan saja berdarah kena batu!” Aku tersenyum.
”gagapapa apanya itu tangan kamu berdarah saying!” melly menghampiriku.
setelah itu Melly membersihkan luka di tanganku dengan air Sierra Botol sambil melihat mataku
”Sayang kenapa kamu siram dengan air, jadi kan sakit!” aku membentak marah sambil melotot.
”ihhhhh………..” greget dan menyubit pipiku sambil tertawa.
Dalam benaku berkata “Nob kenapa pacar kamu konyol?” aku tertawa juga melihat tinggkah laku Melly.
Aku mengambil bedak caladine di tas untuk mengobati lukaku!.
lalu melihat hari yang kira-kira jam 2 Melly tiduran untuk melihat awan.
”Sayang kenapa pada saat kamu nembak, pake kertas yang ada Materai 6000 nya?” Melly melirik kepadaku.
” Mell Kamu ngerti ga sih! kan di agama pacaran itu tidak di akui. jadi pake materai supaya Negara mengakui pacaran kita. Betulll betulll betulll !” berlagak kaya Upin Ipin sambil menggoyang-goyangkan badan.
”Bolohoku kenapa pas mau nembak jalan-jalan ke kebun teh di pangalengan, kenapa aku jangan bawa uang?, tapi makasih ya jajan basonya! hehheh” sambil melihat awan dan melebarkan tangannya.
”Itu sih trik aku Mell! Kan kalau kamu ga nerima aku, Di situ aku akan tinggalin kamu! Hayoh….. nanti kamu pulangnya gimana?? gak bawa uang kan, dan cara ini paling efektif lho sayang pasti selalu di terima cewenya. soalnya mungkin ini juga cewenya juga mikir untuk pulang jadi di terima dehhh hehheheh!” aku seperti anak kecil menjelaskan sambil tertawa lepas.
Melly memegang tangan yang sakit dan mencium tanganku dan berkata
”Semoga lekas sembuh ya Sayang, dan maaf ya” Melly tersenyum manis yang membuatku tidak marah karena ia mencium tangan soalnya aku takut infeksi.
Hmmmm lagi asik asiknya pacaran Aku dengan Melly tak sadar aku lihat lirik ke kiri ada anak kecil yang lagi pada tiarap ngintipin kita pacaran, Aku pura-pura tidak melihat saja dan aku ngambil batu kecil di sebelah kiri lalu berkata pada Melly.
”Mell kita jajan yu?”ackting biar Melly berdiri
Lalu setelah Melly berdiri aku ambil ancang-ancang untuk melempar batu ke anak-anak tersebut. Wsssss plukkkk dan awww kena satu anak walaupun aku melempar dengan tangan yang agak sakit
”Wehhhhh bejakeun siah ka indung urang kancing coplok (heei bilangin sama ibu saya dasar (kasar))” ada yang nangis dan ada yang membalas lemparan dariku
”ye ye ye ye ye sok we bejaken (ye ye ye ye ye ye silahkan bilangin)” Aku lari dengan Melly sambil pantat nungging di joget-joget nyemooh anak-anak tersebut, aku sangat senang karena melly tertawa lepas. Lalu aku segera menghidupkan motor dan pergi dari Villa Kaca dengan Melly
”Mell makan baso Mang Ucup yu enak lo?” aku lapar perut udah main music dangdut bukan keroncong lagi.
“Ia Ayo, Boloho tanganmu ga sakit?” Melly bertanya cemas.
”Ya sakit ga sakit aja we Mell!” Aku tersenyum.
Lalu kita datang di warung baso Mang Ucup dan Melly memesankan baso, sepuluh ribu Mang satu mangkok ya! Lalu basopun datang, kita makan romantis ya! semangkok berdua sepuluh ribu, ga goceng-goceng seperti kamu, Lalu aku mengambil 3 buah kerupuk kita saling suapin baso dan kerupuk, yang membuat orang-orang yang jajan yang lain malu melihat kita, Karena mereka tidak bisa romantis seperti kita. Waktupun menjelang Ashar dan 1 kerupuk lagi yang sudah Aku gigit sekidik di bungkus.
”Mell ini bawa ya? Buat makan malam biar kamu ga sakit?” aku memberikan kerupuk.
”Serius sayang? Malu ih sayang? Di sisain kaya gitu” menolak pemberian kerupukku.
”Serius sayang” aku melihat matanya yang bersih
Melly-pun mengambil kerupuknya sambil tersenyum dan ketawa melihatku.
”Boloho ayo kita sholat udah Adzhan” menarik tanganku dan memasukan kerupuk ke tasnya
lalu kita berdua sholat bareng di masjid Agung Arjasari dan setelah kita Sholat aku merasa lega dan santai.
”Eh sayang tadi udah di bayar baso sama kerupuknya?” melihat kepadaku
”Ga tau sayang itu bukan sama kamu udah di bayar?” aku balik Tanya
”Belum Boloho aku kira di bayar sama kamu!”saling menyalahkan
“Idih Mellymah kaya gitu terus ih kebiasaan dari SMP” aku mengejek dengan memutar-mutar kepala dan mata.
Lalu kami berduapun tertawa dan kembali ke warung baso Mang Ucup untuk membayar.
“ROMANTIS” mang ucup bilang sambil tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepala.
Setelah itu kita bergegas pulang danmengobrol sambil ketawa-ketawa di motor membahas kata ROMANTIS sambil aku mengantar pulang Melly.
Pagi hari aku jemput ke rumah Melly tapi tidak ada siapa-siapa mungkin Melly sudah pergi ke sekolah lebih awal, lalu aku pergi ke sekolah.
di kelas Aku tidak melihat Melly dan aku berusaha meneleponnya tapi tidak aktiv, Aku cemas takut kenapa-kenapa! Belajarku jadi buyar hari ini tanpa kehadiran Melly di kelas, Bel istirahat berdering lalu teman-teman menghampiriku dan menanyakan luka di tanganku dan tentunyamenanyakan pendampingku Melly , tapi aku hanya menjawab lewat senyuman dibarengi gelengan kepala.
Setelah itu bel masukberdering tapi tidak ada guru rasanya campur aduk antara senang sedih dan cemas.
Aku lihat di telepon ternyata ada sms dari Melly “Boloho maaf, kemarin aku juga sudah minta maaf! mungkin aku sama seperti batu kemarin yang melukai tubuhmu tapi ini mungkin yang terbaik untuk kita berdua kita break dulu aku harus pindah sekolah soalnya ayah aku di pindahin tugasnya ke Padang Sumatera Utara, hmmmph maaf aku baru kabarin sekarang kemarin malam aku langsung Flying dengan hormat aku minta maaf lahir batin”.
Aku tidak membalas smsnya aku hanya tersenyum dan kecewa lalu adi mengajakku ngobrol
”Nob kenapa kamu?” menepak pundaku.
”Hmmmm baca di” memberikan teleponku Ke Adi
”Aku ga nyangka Nob kamu juga bisa galau tingkat Provinsi gini! Eh Nob daripada galau kaya gini mendingan nanti pulang sekolah kita ke puntang dengan temen-temen kita asik-asikan” adi mengajak enjoy.
”Ia bisalah Di da Akumah apa atuh bubur oge di sanguan meh wareg, ayo di siip” terseyum pada Adi
lalu aku mengambil kembali teleponku dan mengirim sms”ia Mell dan kenapa kamu pergi secepat ini. hati-hati disana. mungkin kalau sekarang kamu ada disini kita bisa boncengan bareng pergi ke gunung Puntang yang udaranya dingin, jadi kita bisa terus pegangan tangan! Tapi kamu tidak ada aku jadi Hampa” gombal cara anak SDtingkat B.
Lalu Aku dan temen-temen pergi ke gunung Puntang hmmmph seperti touring ramai dan berjejer rapi.
45 menit berlalu kita semua sampai di gunung Puntang dan memarkirkan motor di depan warung dekat Gua Belanda lalu kita pergi ke atas disana ada lapangan dan mereka bernyanyi “R>A>Y>U>D euuuuuuuuummmhhhhhhh RAYUD……..”mereka tertawa lepas tapi Aku menyendiri di batu sebelah utara mereka dan Adi-pun menghampiriku.
”nob kamu kenapa lagi sih ayolah kita senang-senang”
”nih baca” memberikan teleponku ke Adi.
”hahhhh di ruumah sakit! Tabrakan.” panic dari wajahnya.
Aku terdiam dan menangis lalu ada sms lagi Dari Melly”Nob selama kita break jika kamu merasa sedih atau menyendiri dan tidak ada yang nemani kamu boleh selingkuh ko! Aku serius Nob”
“yehey yehey yehey yehey bodohnya tetap aja!” teriaku
Lalu aku ikut joget-joget dengan teman-teman aku dan bernyanyi menari karena aku sudah tahu semua ini. merekapun berkata surprize lalu Melly datang dengan bolu dadakan dari ibu OTANG yang bertuliskan “SELAMAT ULANG TAHUN NOB “ dengan kado kerupuk dari Mang Ucup yang sudah di gigit di bentuk Love oleh Melly jujur aku lumayan kaget dengan kadonya lalu temen-temen yamg lain membuat bunderan melingkari kita berdua, Adi nimbrung.
”Nob ada yang mau kamu ucapkan?” teriaknya.
”Iya dari mana kalian tahu ulang tahunku kan semuanya tidak ada yang tahu?” tersenyum pura-pura senang dan kaget.
”Gampanglah boloho kan dari surat jadian bermaterai kita, sayang mau ada yang di omongin tapi jujur ya?” kanyanya Melly berharap aku kaget kepanik-panikan dan ngomongin Love You.
”jujur ya semua dengerin dulu kalian itu semua pada konyol ya! Aku tahu di perjanjian jadian di cantumin tanggal lahir aku tapi itu aku salah ngetik mennnn…. harusnya 22 01 1998 aku ngetinya jadi 22 10 1998, dan informasi yang Melly bilang itu bohong masa Padang Sumatera Utara bukannya Padang Itu Sumatera Barat? dan ayahnya Melly-kan petani di sawah masa pindah tugas di sawah?. Lalu kemarin Melly ngomong-ngomong tentang jadian aku jadi ingat tanggal lahir aku salah! Jadi kalian itu pada lucu ya!” hahahhaah aku tertawa lepas
mereka menyoraki aku dan teriak “peluk peluk peluk peluk” lalu akupun memeluk Melly.
dan akan ku ingat ku jadikan cerpen tentangku yang berjudul selamat ulang tahun.
Comments
Post a Comment